Memilih Broker Forex Indonesia

Broker forex Indonesia yang Anda gunakan dapat secara signifikan mempengaruhi keberhasilan trading Anda.

Ada dua jenis broker forex: Market Maker dan ECN. Tapi dalam praktiknya, banyak broker Market Maker di luar sana yang secara salah memasarkan diri mereka karena tidak berurusan dengan meja tulis, sementara ada juga beberapa broker yang mengaku sebagai ECN sejati padahal sebenarnya tidak.

Pemilihan broker forex harus menjadi keputusan individu, karena setiap orang memiliki kebutuhan dan preferensi yang berbeda. Baik trader baru maupun yang sudah ada harus secara hati-hati memeriksa kontrak praktik dan kebijakan pialang, dan selalu mendapatkan informasi baru mengenai broker.

Memilih Broker Forex Indonesia

Berikut adalah beberapa poin yang mungkin ingin Anda pertimbangkan saat memilih broker forex Indonesia. Anda bisa menggunakannya sebagai panduan kasar untuk mempersempit beberapa kandidat yang sesuai dengan kebutuhan Anda sendiri.

Tipe Broker
Apakah Anda lebih suka berdagang dengan Market Maker atau ECN?

Keamanan
Seberapa amankah dana Anda dengan mereka? Hal ini terkait lokasi kantor dimana si broker berada
Apakah broker diatur oleh otoritas pengatur di negara tersebut? Perhatikan bahwa bahkan jika broker diatur, tidak ada institusi yang akan benar-benar menjamin keamanan dana klien.
Apakah dana klien diasuransikan terhadap penipuan, pencurian, atau penggelapan uang?
Apakah dana diletakkan secara terpisah dari dana operasional broker? Bahkan jika broker mengatakan bahwa dana tersebut tetap terpisah (segregated account), itu tidak berarti bahwa dana mereka benar-benar dipisahkan seperti yang didefinisikan sesuai peraturan badan tertentu.

Akun Demo
Apakah broker menyediakan Demo Akun untuk percobaan?

Platform Perdagangan
Berapa banyak pasangan mata uang yang berbeda yang bisa anda trade di broker forex tersebut?
Apakah bisa dieksekusi dengan antarmuka chart? Bisakah Anda berdagang dari grafik?
Apakah Anda merasa nyaman dengan sistem penempatan eksekusi Order?
Apakah mereka memiliki satu klik trading (One Click Trading)? Ini akan berguna saat scalping.
Apakah eksekusi order instan dan efisien? Ini akan sangat penting jika Anda melakukan scalping.
Apakah chart mereka terhenti (freeze) pada saat ada news besar atau saat pasar bergerak sangat cepat?
Jika Anda ingin menerapkan sistem robot forex Anda sendiri, apakah mereka menawarkan Application Programming Interface (API)?
Apakah Anda perlu berdagang saat beraktivitas? Jika ya, periksa apakah itu memiliki versi mobile atau web based yang dapat Anda gunakan untuk trading.

Rekening dan Ukuran Perdagangan (Trade Size)
Berapa jumlah minimum yang diperlukan untuk membuka akun?
Berapakah ukuran perdagangan minimum? 10.000 atau 100.000 unit mata uang?
Dapatkah Anda melakukan penyesuaian terhadap ukuran lot yang diperdagangkan?
Berapakah ukuran maksimal yang bisa Anda tradingkan tanpa harus meminta penawaran?
Berapakah ukuran maksimal yang akan mereka jaga agar pesanan Anda terisi? Atau, jika brokernya ECN, apakah gampang untuk mengisi pesanan besar?

Jenis Eksekusi Order dan Penanganan
Jenis Eksekusi Order apa yang didukung? Apakah mereka mendukung perintah Stop, Limit, Stop-Limit, One-Triggers-Other (OTO) dan One-Cancels-Other (OCO)?
Berapa banyak slippage yang Anda dapatkan saat melakukan trading selama masa News?
Cari tahu kebijakan broker tentang stop-loss dan limit order. Bergantung pada kebijakannya, mungkin berakhir dengan harga penutupan yang lebih buruk dari perkiraan.
 

Komisi dan Spread
ECN umumnya mengenakan komisi saat Anda membuka dan menutup posisi Anda. Apakah Anda bersedia menerimanya?
Apakah spread tetap atau variabel? Jika spread bervariasi, seberapa besar spread mereka selama rilis berita penting?

Kebutuhan Margin
Berapa persentase marginnya? Semakin rendah margin yang dibutuhkan, semakin besar pula jumlah leverage.
Apakah persyaratan margin identik untuk akun mini dan standar?

Setelah Anda telah mempersempit daftar broker forex Indonesia ke beberapa kandidat, pastikan untuk membaca syarat dan ketentuan dari kontrak masing-masing broker forex, dan mengerti apa tujuan Anda sebelum Anda menandatangani sesuatu. Kemudian ketika Anda telah lulus ke fase intermediate atau lanjutan dalam trading forex, Anda kemudian dapat memilih untuk menyebarkan uang Anda di antara beberapa broker.